Selasa, 26 Agustus 2014

Kebohonganku adalah kepedulianku!

Pernahkah kalian berbohong?
Pernahkah kalian berasumsi bahwa kebohongan itu untuk kebaikkan?
Apa ada kebohongan yang baik?
Pernahkah kalian berpendapat seperti judul?

kalian pasti pernah mengalami sebagai tersangka kebohonan. Tapi pernahkah kalian berbohong untuk menutupi kepedulian kalian??

Misalnya kalian dihadapkan dengan situasi aneh dengan seorang anda cintai. Tapi label peesahabatan terlanjur melekat dalam dirinya. Anda ingin memberikan kepedulian lebih daru sahabat, namun tanpa orang itu sadari persaan anda. Karena kepedulian yang sering kali anda tutupi atau dibumbui sengan sedikit kebohongan. Contoh simpeljya sih, anda senaja buat makanan atau membeli makanan dalam porsi lebih. Ketika anda bertemu si doi anda mencba berbasa basi dengan bertanya dengan enteng 'udah sarapan belom? Tadi gue beli makanan dijalan kelihatannya enak gue membepinya terlalu banyak.' Intinya sih nawarin. Kepedulian dalam persahabatan yg ditambah rasa cinta itu memang khas. Mereka seakan tak mengaikui kepedulian mereka. Anda akan cenderung membuat segalanya tak sengaja.
Tapi keseringan anda berbohong membuat doi bertanya dan mungkin sedikit risih dengan tingkah laku anda yang anehh.. doi lama-lama akan menyadari bahwa anda telah bersikap layaknya kura-kura dalam perahu. Ketidaktahuan doi membuat anda merasa senang dan menang atas ego doi.. tapi doi merasa risih dengan tindakan anda yg tak berani.. doi akan merasa dibodohii, bahkan mungkin perasaab marah dan kecewa akan hinggap dalam hatinya..
Kebohongan yg bertopeng sebuah kepedulian tetaplah sebuah kebohongan. Bukankah berbohong itu ciri orang munafik? Mungkin saja anda sangat munafik dengan berkata ni kebohongan yang baikk..
Sebenarnya tak ada kebohongan yang baik.. bohong berarti tak jujur. Kalau anda peduli mengapa harus berbohong? Mengapa tak anda katakan bahwa anda peduli? Kebohongan yang anda buat justru membuat doi semakin tidak peduli terhadap anda.. doi bisa saja menerima perlakuan itu sekali dua kali hingga tiga kali.. tapi jika terus berulang akan membuat doi jengah mungkin akan berkata dihadapan anda, 'cukup lah anda berbuat seperti ini terhadap saya. Saya tak suka dengan semua ini.' Kata tak suka yang doi ungkapkan ada dua maksud. Kemungkinan pertama doi tak suka kebohongan anda. Dan yg kedua doi benar-benar tak ingin memberi harapan pada anda. Saat seperi itu anda akan merasa kehilangan kehidupan anda yg biasanya di selimuti kebohongan anda. Anda tak pernah kehilangan akal anda akan segera melemas meminta maaf 'saya menyesal. Saya saya hanya ingin membalas kepedulianmu saya tak ingin selalu merepotkanmu.' Mungkin dari sebagian besar akan mempercayainya.. terlebih lagi anda adalah sahabat doi. Tapi apa yang terjadi pada anda. Saat anda blak-blakkan dengan kepedulian anda, anda menjadi terlalu over. Anda terlalu bersemangat mengejar doi.. doi mau tak mau menerima kepedulian anda karena anda sudah tidak berbohong lagii.. tapi ternyata kebohongan telah melekat anda selalu saja menyisipkan kebohongan dalam kepedulian anda..

Intinya dalam kasus kebohonganku adalah kepedulianku ini, sekali anda berbohong maka dengan mudah anda membuat seribu kebohongan. Dan setiap kali anda berbohong terhadap doi, anda berarti sedang menyurami benih kebencian dalam hati doi. Seribu kali anda berbohong seribu kali itu puka doi membenci anda. Tak ada kebohongan untuk kebaikan. Tak ada kebohongan yang untuk menutupi kepedulian. Sebuah kebohongan tetaplah kebohongan. Bila anda peduli tunjukanlah dengan berani bahwa anda peduli.

Selasa, 19 Agustus 2014

Efek waktu

Kemarin adalah masa lalu
Hari ini adalah perjuangan yg akan menjadi kenangan
Esok adalah masa depan

Kalimat itu mungkin sering kali terdengar. Tapi ada hal yg selalu terlupakan dalam masa lalu. Memang masa lalu akan selalu berjalan divelakang kita. Walaupun dia berlari dia tak mungkin mengerjar hari ini apalagi masa depan.

Kasus pertama. Masa lalu yg terabaikan.
Pasti kalian semua menpunyai masa lalu ataupun kenangan. Pada kasus ini masa lalu yang terabaikan lebih tepatnya termakan oleh waktu kita sendiri, sehingga kita sendirilah yg mengabaikannya dan membuatnya hilang.
Pasti kita memiliki teman kecil jaman sekolah dasar, tapi karna waktu adalah janji yg tak bisa berdusta membuat kita terpisah akibat masa-masa seragam biru. Dan teman-teman baru membuat kita dengan mudah melupakan yang lama. Dan itu terjadi dan terjadi lagi setiap kita beranjak. Perpisahan membuat kita mengenal sosok sosok baru. Tapi bukan berarti kita melupakan yg lama.

Kasus kedua. Untuk orang yang selalu tersadung dalam masa lalu.
Seperti kata pepatah kita harus berjalan kedepan toh nyatanya masa lalu tak pernah juara. Nah bila suatu ketika kita menoleh kebelakang atau mungkin dengan gayanya kita berjalan mundur. Alhasil kita bakalan tersandungkan. Yaps bila kita selalu membandingkan hari ini dengan masa lalu yg mungkin menuruy anda lehih baik ataupun begitu menyakitkan sehingga membuat anda terus mengingatnya tanpa sadar kita akan membuat jalan cerita yang sama bahkan melakukan kesalahan yang sama. Disinilah kebodohan. Kebodohan kita yang tak dapat menerima masa lalu membuat kita tersandung brkali2. Padahal seharusnya masalah dimasalalu menjadi bagiab intropeksi diri di masa depan agar kita tak melakukan keslahan yg sama.

Kasus berikutnya orang yang terlalu meratapi masa lalu.
Bagi orang yang meratapu masa lalu, waktu memang terus berualan namub orang itu tak pernah berjalan. Karena dia hanya menyobukan diri meratapi masa lalu. Baik masa lalu bersma orang lain atau sehuah kesalahan fatal. Mereka ga sadar semua telah tertinggal dibelakang dan mengapa mereka terua ingin tertinggal? Maka coba lihat globe dan putarlah. Seperti waktu yg terus berputar. Seperti roda yang kadang diatas kadang dibawah. Bahkan kadang kempes. Tapi kenapa anda tak ingin mebambal kempes itu? Karena anda tak ingin membuka diri. Karena anda terlalu takut. Anda tidak ingin menerima perubahan tapi anda tak mungkin berjalan dalam keadaan seperti itu. Sadar donk bos, waktu terus berputar janan sia2kan diri untuk meratapi masalalu kenyataanya semua yg berlalu tak akan terulan. Saatnya bangkit menatap masa depan dengan sosok baru tak perlu takut sakit hati tak perlu risau dengan kesalahn lalu jika anda tetap berusaha memperbaiki diri semua akan indah pada waktunya.

Kasus berikutnya. Untuk orang yang berikeras melupakan masalalu.
Haduhh.. kalian tak perlu repot2 mencoba melupakan masa lalu. Kenyataannya kenangan manis akan lebih mudah dilupakan karena anda tak pernah berusaha melupakannya namun entah mengapa mereka lebih mudah terlupakan. Namun sebaliknya kenangan buruk yang sangat ingin dilupakan kenyataannya selalu terbanyang jelas. Karena semakin berusaha dilupakan sama saja dengan anda mengingat kembali masa lalu. Sekeras apapun usaha anda toh nyatanya malah membuatnya semakin kokoh. Yang buruk sebenarnya yak terlalu menyakitkan untuk masa depan tapi sebenarnya yg manis jauh lebih menyakitkan. Bagaimana bisa? Kalo kita teringat kenangan manis itu di masa mendatang itu akan membuat anda rindu hingga tertawa sendiri dan menangis sedih. Saat ity lah anda gila mana mungkin anda bisa mengulang kembali masa lalu. Disini bukan fantasi dengan portal waktu. Tapi disini kenyataan yang harus bisa diterima karena semua telah berlalu. Walaupun anda mencoba membuat skenario untuk mengulangnya kembali tetap saja takkan sama karena perubahan selalu terjadi setiap waktunya. Anda tidak akan pernah bisa  memanipulasi waktu  karna waktu takkan pernah berhenti bernafas dan selalu menginginkan perubahan..

Orang yg menyianyiakan waktu hari ini dengan bermain.
Kasus ini diperuntukan untuk abg atau remaja jaman sekarang. Untuk cewek yg hobi shopping jalan2  atau ka mall cuman buat window shopping n nongkrong di cafe bwt ngerumpi. Hangout boleh aja asal tau waktu jangan sampei kemaleman n mengganggu waktu belajar apalagi sekolah. Karena anak remaja itu masa depannya negara. Jgn sia-siaoan wktu untuk hal yang tak bermanfaat. Manfaatkan waktu yang ada untuk kebaikan diri sendiri dan orang lain. Mungkin waktu belajar kan terasa membosankan. Tp semua akan terasa di kemudian hari. Masa lalu akan menentukan jadi apa kalian kelak.

Inti dari semuanya WAKTU walaupun telah dijabarkan secara ilmu alam bahwa sehari itu 24jam. bahkan ada benda mati yang menggambarkannya, baik melingkat di lengan anda, menempel di dinding bahkan terstel dalam handphone anda. Tetap saja waktu sesungguhnya waktu sulit dijabarkan. Tak mungkin terus memantau setiap detik untuk mengetahui perubahan karena waktu berjalan cepat dan menjadikannya sosok yang tak pernah ingkar. Maka dari itu jangan pernah siasiakan waktu anda. Waktu anda untuk mengejar masa depan. Waktu anda untuk keluarga, untuk sahabat, untuk orang-orang yang mengasihi dan anda kasihi. Karena waktu suatu saat akan membuat jarak yang membedakan ruang. Entah mereka yang meninggalkan kita atau kita yang meninggalkab mereka. Jangan menyia-nyiakan waktu. Waktu adalah kesempatan yang mungkin takkan datang dua kali.
Gunakanlah kesempatan waktu yg anda punya dgn sebaik2nya. Jangan pernah waktu membuat anda menyesal.

Rabu, 06 Agustus 2014

Who are you?

Terlintas dipikiran kita setiap kita dipertemukan dengan orang yang baru dikenal, siapa kamu? Atau mungkin saat kita salah menilai orang hingga kita merasa tak mengenali orang tersebut. Siapa kamu sebenarnya?

Kadang kita menjelaskan dengan setiap inci diri kita pada teman agar mengetahui kita lebih dalam. Padahal tak perlu kita jelaskanpun terkadang orang lain lebih mengenal diri kita dibandingkan diri kita sendiri.

Kadang pula kita memaparkan kelebihan untuk menjadi kebanggaan. Padahal memuji diru sendiri itu termasuk takabur lohh.. dan sering pula kita menceritakan kelemahan kita hanya untuk menuai simpati. Hedeuhh pengen gitu dikasihaniii.

Lama dalam pengenalan diri dan menjalin pertemanan kita udah kaya pengemis aja.

Padahal tanpa kita jelaskan siapa diri kita. Toh nyata kalau dia memang care sama kita, ga peduli bentuk, sifat atau hal lainnya mereka akan tetap bersma kita. Karena mereka yang menyayangi kita apa adanya tak pernah memerlukan penjelasan. Karena mereka akan selalu senantiasa disamping kita.

Beda halnya saat kita menjelaskan diri kita pada musuh kita. Toh nyatanya mau kita menjelaskan sampai berbusapun. Sekalipun kita menjelaskan kebenaran mereka takkan pernah percaya.

Dari 2 sosok itu kita bisa mengambil kesimpulan.
Dari sosok pertama yang selalu ada untuk kita. Siapapun dirimu bila iita berada diposisi ini mereka tak pernah bertanya apalagi berkomentar, karena mereka apapun yang kita jelaskan. Mereka tetap meoihat dalam pandangan mereka. Dan kita tak boleh menyia-nyiakan bila berada di dekat dengan mereka. Maka jaga kepercayaan kita.

Berbeda dengan halnya sosok kedua. Sebagaimanapun kita menuelqskan kebenaran mereka akan senantiasa menentang. Mengapa mereka menentang? Karena ketidakpercayaan. Mengapa mereka tak percaya? Karena mungkin tanpa disadari kita telah berkhianat. Kita telah berbohong. Atau ada prilaku kitaa yang tak berkenan di hati mereka hingga membuat mereka tak mempercayai kita. Dan bersikeras tidak mempercayai kita. Orang-orang tipe seperti ini cenderung tak melihat sosok diri kita dari sisi lainnya. Mereka langsung menguade kita saat kita melakukan kesalahan yang membuat sakit hati. Bila kita menemui tipe seperti ini kita jangan bermain api bila tak ingin terbakar. Karena mereka sulit mengalah walau anda mulai melemahkan ego. Orang seperti ini bermain bukan menyerang balik dengan cara yang sama tapi dengan kata-kata yang anda buat tanpa sadari menjadi tajam saat mereka gunakan .
Untuk membuat imej kita baik dalam menghadapi orang seperti itu. Kita perlu bersabar. Menyimpan amunisi. Dan saat tepat tembak mereka dengan kata-kata maaf dan manis. Ulurkan tangan anda agar mereka sadar banyak hal yang tak mereka ketahui tentang anda.

Perasaan tulisan saya jadi ngulon ngidul gini. Sebelum semakin aneh saya akhiri saja.

Ingat siapapun diri kamu, tak perlu repot menjelaskan. Pertanyakan who am i? Sebelum anda bertanya who are you. Anda kenali diri anda dan kenali orang sekitarmu maka anda akan mengetahui jawabannya walau tak bertanya.

Kamis, 17 Juli 2014

Perpisahan. Untuk yg kehilangan. Dan menghilangkan diri.

Pernahkah berpisah dengan seseorang yg sangat disayangi? Pernahkah rasa kehilangan itu kuncul?
Biasanya rasa kehilangan seseorang disangkut pautkan dgn keterpurukan. Sepertinya persepsi itu kurang tepat. Kata itu terasa begitu lebay.
Sepertinya perlu ada klarifikasi tentang kata kehilangan, terutama pada seseorang yang mungkin dulu, sekarang atau mungkin hingga kini masih sangat berarti.
Sepertinya saat kita berpisah dengan seseorang dan akan timbul rasa kehilangan mendalam. Kita hanya terfokus pada obyek hilang itu.
Kita teringat atau meratapi perpishan itu bukan karna keterpurukan.
Tapi ada hal lain yang sebenarnya mengganjal.
Saat perpisahan terjadi rasa kehilangan timbul. Rasa kehilangan menumbuhkan rasa kekhawatiran yg mendalam. Dan kekhawatiran itu lah yg selalu diartikan atau mungkin untui lebih mendramatisir keadaannya digunakanlah kata keterpurukan.
Padahal khawatir dan terpuruk itu sangatlah berbeda.
Saat kita diharuskan berpisah dengab seseorang karena jarak, rasa khawatir dan cemas timbul. Bagaimana ya keadaannya? Apa baik? Dia udah makan belum ya? Mudah-mudahan dia selaku sehat dan bahagia.
Itulah sepenggal kalimat yg muncul saat perpisahaan terbentang jauh.
Kehilangan atau perpisahaan itu membuat aneh hidup kita karena mungkin kita kehilangan rutinitas yg biasa dilakukan untuknya maupun denyannya. Kebiasaanb itu lah yg membuat kita merasa kehilangan dan teramat mengkhawatirkan. Padahal toh disana belum tentu dia kengkhawatirkan kita. Mungkin dia sedang tertawa. Jadi buat apa kita sedih? Bukankah bila kita menyanyangi seseorang kita akan bahagia melihatnya bahagia?
Kembali ke topik kehilangan. Hilang. Lenyap. Tapi berbeda dengan perasaan. Walaupun sudah menghilang bahkan menggantinya dgn yg baru tetap akan membekas. Karena semua takkan seutuhnya menghilang. Apalagi memori konyol masih selalu jelas.
Untuk yang menghilangkan atau mengabaikan orang yang merasa kehilanganmu. Sedikit kalian pernah terpikir tentangnya. Karena laku nekad mereka takkan mudah dihilangkan. Dan seberapapun kalian mencoba menghilangkan diri kalian, kalian takkan pernah hilang. Walau mereka mulai terlihat acuh, cuek dan masa bodo terhadap kalian, tapi coba kalian ingat apa yang mereka lakukab untukmu. Akankah semudah itu mereka melenyapkanmu? Mereka diam bukan tak peduli tapi mereka menghargai perasaan kalian.
Mereka menjauh bukan karena mereka ingin menjauhi kalian. Tapi untuk menimbulkan perasaan dalam diru kalian bahwa mereka telah tenang sekarang.
Mereka mematung bukan karena mereka kehilangan kenekadan mereka. Agar membuatmu tak merasa terkekang dengan kenekadan mereka.
Walaupun begitu, kalian harus ingat orang yg mungkin kalian lupakan merupakan orang yang mengingat kalian lbih banyak..
Walaupun begitu. Kenyataannya bayangan mereka begitu tajam menghantui kalian.
Untuk yang merasa kehilangan dan menghilangan diri, tak ada salahnya kita semua saling berdamai pada hati masing2 dan satu sama lain.

Rabu, 16 Juli 2014

Kisah sebuah buku

Entahlah berapa usiaku kini. Aku masih tampak muda, sehat dan aku masih bisa bertahan di rak besar di sebuah perpustakaan tepat di jantung kota.
Pendatang perpustakaan dari tahun ke tahun mengalami penurunan pesat. Entah penyebabnya. Hanya seorang kakek tua yang setiap hari mengunjungiku dan teman-teman. Kakek itu setiap pagi menyapa ramah kami, dengan membaca setiap lembar huruf yang melekat pada tubuhku.
Namun beberapa hari ini, kakek tua itu tak kunjung menanmpakan batang hidungnya. Aku merasa kehilangan sahabat. Tampak raut kesedihan di mimik kami. Bahkan aku merasa tampak tua sekarang, debu ditubuhku membuatku tampak kusam dan tak bernyawa.
Kini, tak ada satu orangpun menginjakan diri di perpustakaan ini, terkecuali ketika hujan deras. Perpustakaan ini menjadi ramai, karena para pejalan kaki dan pengendara roda dua ikut berteduh di rumah kami.
Aku senang dengan kehadiran mereka semua yang dapat menghangatkanku. Tapi sayang, kata hangat hanya mimpi belaka. Kenyataannya tak ada satupun dari mereka yang nententuh kami. Mereka hanya sibuk dengan gedget mereka. Keautisan orang-orang disekelilingku membuatku mengerti. Kami telah kalah melawan teknologi. Om google terasa lebih praktis, hebat dan tak memakan waktu dibandingkan denganku yang terlalu rumit.
Ketiadaan pengunjung diperpustakaan ini sampai ke telinga para petinggi kota. Orang-orang penguasa memutuskan untuk menutup perpustakaan dan menjual aku dan teman-teman ke tukang loak. Dari 10  buku, kami hanya dihargai sepuluh ribu. Harga itu tak sebanding dengan nilai yang akan didapat di setiap lembar tubuhku.
Aku berpikir setidaknya aku menemukan kembali sahabat baru. Kenyataannya mereka tak berniat bersahabat denganku melainkan mereka musuhku. Aku akan dileburkan di mesin giling dan didaur ulang sebagai sebuah kertas kembali.
TIDAK!!! aku menjenrit. Aku tak ingin tulisan ini hilang dari tubuhku.
Mereka tak mendengar jeritanku.
Satu per satu dari kami masuk ke mesin giling. Aku menangis. Aku berteriak meninta tolong bahkan hingga suaraku parau. Aku berharap datang angin kencang hingga menerbangkan kami menjauhi mereka yang biadab.
Giliranku tiba. Aku meronta namun tangan mereka begitu kekar. Sampai akhirnya, aku harus mengakhiri hidupku di mesin giling ini.
Aku hanyalah seorang buku. Tak bernafas, terkecuali ada yang membaca. Tak bergerak, kecuali ada yang membuka setiap lembarnya. Tapi aku memiliki otak cerdas yang menampung setiap pengetahuab, insfirasi, cerita bahkan lelucon, aku siap menyajikannya.
Tapi kini aku tinggal kenangan seiring perkembangan teknologi hingga banyak orang melupakanku .
Tapi kini aku terlahir kembali menjadi kertas, datang membawa harapan baru. Berharap tuanku berkenan menulis dan beebagi denganku..
INGAT!! AKU TAK PERNAH MATI.
AKU AKAN SELALU BERENKARNASI..
Wahai generasi muda janganlah kau sia-siakan aku. Karna aku adalah jalanmu menuju dunia..

Selasa, 08 Juli 2014

Jadilah superhero!!

Mungkin jika dilihat dari judulnya sangatlah lucu. Tapi mungkin pemikiran menjadi superhero pernah terpikirkan ketika kita masa kanak-kanak.
Di usia kita yang masih cilik, pemikiran menjadi superhero sesuatu hal yg keren. Dimana kita memiliki kemampuan yang amat keren seperti spiderman yang bisa loncat sana sini dengan mengluarkan jaringnya ataupun seperti power ranger yang dapat berubah dan melwan monster. Intinya sih kemampuan yg bisa kita pergunakan untuk menolong orang. Tapi ada pula kemampuan yg dsalah gunakan dlm kejahatan. Seperi joker dlm batman. Ataupun saat kita tidak bisa mengendalikan kemampuan itu seperti the mask yg mencuri bank diluar kendalinya.
Apa menurut kalian semua itu keren?

Ada yang lebih keren dari semua kemampuan dari para hero itu. Apa kalian tau.

Cobalah kalian bertanya pada diri kalian masing2. Apa kalian telah menemukan jawabannya??

Kalian bingung? Padahal hal yang paling keren itu ada pada diri kalian sendiri. Pasti nambah bingung?

Pertama.
Superhero itu identik dengan menolong orang. Untuk menolong orang tak perlu kita memiliki kekuatan super. Cukup menjadi diri kita sendiri. Contoh kecil yg sllu dianggap sepele: membuang sampah pada tempatnya.  Sadar ato nggak, kita sering mengabaikannya, padahal membuang sampah itu tindakan heroic. Bagaimana bisa dikatakan heroic, dengan membuang sampah pada tempatnya kita dapat mencegah banjir dan menyelamatkan banyak orang. Ataupum melakukan penanaman pohon, itu sangat heroic.. kita dapat menambah daya serap air saat intensitas hujan tinggi, mendapatkan udara segar dsb. Mungkin itu masih terbilang ribet tapi ada hal heroic yang sangat singkat namun dapat menuai perubahan. Mekilih presiden. Loh ko? Dgn memilih presiden itu artinya kita telah bertindak pemberani untuk melakukan perubahan. siapapun presiden terpilih itu akan membawa perubahan untuk 5 tahun mendatang. Dibandingkan para golongan putih yg abstein atau mungkin mereka terlalu takut akan perubahan.

Kedua..
Kalau yang pertama cakupannya luas atau untuk orang banyak maka sekarang kita persempit cakupannya. Apa yang telah kita lakukan untuk keluarga kita? Terutama orang tua kita. Pasti sebagia dari kalian akan menganggap tindakan heroic itu saat kita telah bekerja dan setidaknya kita dapat berbagi hasil keringat kita pada keluarga. Itu memang heroic tapi padahal sejak kecil kalian sudah bisa ataupun sering kali melakukan hal heroic. Sebagai contoh; mencuci piring. Hal itu terasa ringan dan sepele tapi ntuk abg jaman sekarang terkadang gengsi ato lebih tepatnya malas untuk melakukannya terutama untuk abg kalangan kota. Padahal mencuci piring ataupun membantu orangtua di rumah merupakan hal yang sangat heroic. Kita bisa meringankan pekerjaan rumah orang tua kita. Okey jika kalian para abg muda merasa itu terlalu ribet, cukup dengan belajar dan bertinggkah laku yang baik yg tidak bertentangan dengan agama, sesungguhnya itupun sikap heroic.

Okey terakhir.
Heroic yg paling penting. Apa kalian terpikir sang superhero jawara? Superhero sejati ada dalam diri kita masing2. Hanya saja bagaimana kita semuanya. Ya, kita harus mampu menjadi superhero untuk diri kita sendiri. Dan inilah tantangan sulit yang membuat kita menjadi superhero untuk orang lain. Bagaimana cara kita menjadi superhero buat diri sendiri?  kita harus mampu mengendalikan syahwat kita terutama dari hal negatif. Bila kita berhasil menguasai diri kita menjauhkan diri kita dari hal buruk dan mendekatkan diri dgn hal2 baik maka kita akan dapat menjadi superhero untuk diri sendiri. Superhero untuk diri sendiri cukup simpel tapi mungkin sulit dijalani. Cukup dengan menyanyangi diri kita sendiri sehingga kita akan menjaga baik diri kita. Seperti contoh sepele soal makan, bila kita menyayangi diri kita otomatis kita mensuplai makanan yg dbutuhkan oleh tubuh bukan menkonsumsi makanan yg kita inginkan apalagi sampai kita tak makan. Pasti jika kita menyangi diri kita, kita akan menjauhkan diri dari perbuatan dosa.. ibarat kata sich mebjalani semua perintah Allah dan menjauihi semua laranganNya. itu sangat heroic. Menjadi pahlawan tuk diri dalam bekal di akhirat nanti..

Intinya.. setelah kita berhasil menjadi superhero untuk diri kita sendiri maka lebih mudah untuk kita menjadi superhero dilingkungan keluarga bahkan dlm lingkungan lebih luas lagi. Karena sesungguhnya menjadi superhero itu bagian agar kita menjadi sosok yang lebih baik lagi. Menjadikan diri kita dekat, baik dgn Sang Khaliq, diri kita sendiri, keluarga bahkan orang lain. So jauhi laranganNya dan dekatkanlah diri dgn sgala perintahNya.

Mudah2an kita bisa menjadi superhero, yang kelak akan bisa berguna dlm alam yg lebih abadi..

Jumat, 01 November 2013

Saat Terpuruk Kehilangan Seseorang

Terkadang kita hanya tertuju hanya pada satu hal hingga kita melupakan hal lainnya. terkadang kita hanya terfokus terhadap sesuatu yang entah tujuannya hingga melupakan tujuan yang harus dijalani. dan yang pasti terkadang kita sangat meratapi kehilangan seseorang yang begitu kita sayangi dan melupakan bahwa masih banyak orang-orang yang menemani disekeliling kita.
apakah kalian pernah merasakan hal itu?
saya hanya berharap kalian tidak termasuk orang bodoh itu.
ketika kita hanya fokus terhadap orang yang telah pergi meningfgalakn kita, rasa kehilangan, rasa sedih dan kehidupan tersa terpuruk. smua itu menghinggap di dalm pikiran kita. otak kita hanya diisi hal-hal negatif penuh kepesimisan. padahal masih banyak aura positif disekeliling kita namun sangat enggan kita raih.
itu pula yang terjadi padaku. 2 setengah tahun silam..
aku terlalu mengistimewakan seseorang dan menyanyanginya. setahun kebersamaan saat bersamanya sangatlah berarti dan mengartikan kehidupanku. tapi apa yang terjadi setelah dia pergi untuk mencari kebahagiaannya untuk memperjuangkan keluarganya. aku merasa senang bila melihatnya bahagia seperti hari-hari yang selalu aku lewati bersamanya. aku merasa senang bila dia bahagia. tapi nyatanya dalam lubuk hatiku lait ada batu pengganjal besar yang membuatku benar-benar merasakan kehilangannya.aku benar-benar terpuruk akan namanya kehilangan dirinya. bahkan rasa kehilangan itu membuatku benar-benar frustasi dengan kehidupanku. rasa kehilangan karena dia harus mengejar kebahagian lain sungguh lah menyakitkan. aku tak pernah berfikir rasa sakitnya akan seperti ini. aku benar-benar kehilangannya dan setiap hari pekerjaanku hanyalah meratapi rasa kehilangan itu.
benar kata orang.. kita takkan pernah mengerti arti kehilangan sebelum kita benar-benar merasa kehilangan..
yaps,. ternyta arti kehilangfan itu sangat dalam dan mematikan..
karna hanya kehilangan satu orang kita akan kehilang banyak hal bermakna..
yaps.. saat terpuruk kehilangan seseorang itu artinya kita harus siap kehilangan banyak hal.. termasuk orang-orang sekitar kita..
ya, saat aku kehilangan dia dan aku sangat terlambat tersadar.. aku bangun dari keterpurukan penuh kleterlambatan.. karena saat aku terbangun.. aku benar-benar telah kehilangan banyak waktuku dan banyak hal dalam kehidupankuu..
yaps, saat aku tersadar tersadar dan terbangun dari keterpurukan panjangku aku harus mendapatkan hal setimpal dari semuanya..
yaps,, aku kehlangan mereka semua.. kehilangan orang sekelilingku.. kehilangan sekelilingkuu. kehilangan sahabatku..
kehilangan satu sahabat membuatku kehilangan semuanya..
gara-gara nomer 1 aku kehilangan nomer 2,3,4 dan mungkin 5..